Partisi pada MikroTik

14 August 2013
Comments 0
14 August 2013, Comments 0

Dear Readers,

Tahukah anda bahwa pada versi 6, MikroTik meluncurkan fitur baru yaitu partition (partisi) ? Penasaran dan ingin tau lebih detail ikutin terus pelatihan mikrotik kami dan training mikrotik kami di kota kota anda.

Fitur tersebut mengikuti jejak industri networking besar lainnya seperti Motorola, Cisco, Aruba dan seterusnya. Fitur tersebut bermanfaat sekali jika kita ingin :

1. Coba-coba konfigurasi baru tanpa mengganggu konfigurasi utama, dengan lisensi tetap dan fitur sesuai dengan lisensinya.

2. Sebagai backup OS, jika OS utama mengalami masalah.

3. Sebagai bahan perbandingan antar OS, baik OS lama maupun OS baru.

Sebagai informasi, fitur partisi tersebut tidak berlaku untuk versi 5, jika anda gunakan versi 5 maka hilang versi 6-nya. Fitur di terapkan pada versi 6 maka anda hanya bisa menggunakan dari versi terbaru (6.2) hingga versi 6 beta dan 6 RC dst.

Selain hal tersebut di atas fitur partisi hanya terdapat pada versi MIPS* series, PPC dan CCR tidak bisa digunakan pada versi x86 hehehehehehe.

Berikut penampakan partisi yang saya gunakan di RB751U-2HnD

partisi

Anda dapat merubah “fallback” jika salah satu OS mengalami masalah, seperti gambar berikut ini :

Lalu, untuk mengaktifkan salah satu partisi bagaimana? Mudah cukup klik 2x pada partisi yang hendak anda pilih kemudian pilih activate atau jika anda suka console, bisa menggunakan command berikut ini :

/partition activate part*

aktif

Partisi yang aktif dapat dimanipulasi untuk keperluan Anda seperti di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X